5 Hal Ini Harus Benar-benar Kamu Perhatikan Saat Traveling Bareng Teman. Biar Nggak Berakhir Nggak Enakan 0 9705

Banyak hal yang biasa dilakukan orang saat sedang berada di titik jenuh rutinitasnya sehari-hari dan setiap orang tentu punya preferensi personal soal bagaimana cara menghadapi kebosanan. Biasanya sih, cara yang digunakan tergantung dengan hobi dan kesukaan mereka masing-masing. Mulai dari ketemuan dan nongkrong bareng #TemanMakan, menonton film di bioskop, pergi ke gym, atau malah traveling.

Nah, ngomong-ngomong soal traveling, yang namanya liburan dengan teman-teman itu memang seru. Apalagi kalau yang diajak traveling teman makan atau teman nongkrong sehari-hari. Keakraban yang sudah terjalin bikin liburan anti mati gaya. Tapi karena mengakomodasi banyak kepentingan, nggak jarang juga traveling bareng ini justru berakhir nggak enakan karena ada yang merasa dirugikan. Entah destinasi pilihannya nggak dikunjungi, atau soal keuangan yang jadi ganjalan.

Kali ini Hipwee akan memberikan tips-tips yang harus diperhatikan saat merancang traveling dengan teman makan, biar nagih dan bikin pengin lagi. Yuk, simak!

 

1. Penentuan destinasi wisata nggak bisa dilakukan 1-2 orang aja, semua harus terlibat. Kalau perlu sih pakai polling biar adil

Sepakati tujuan bersama

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan destinasi wisata. Tahap ini jelas nggak bisa dilakukan satu dua orang dalam kelompok saja. Mengingat penentuan tujuan wisata ini jadi poin utama dalam setiap agenda liburan, maka keputusannya juga harus melalui persetujuan semua ‘kepala’ dalam grup bersangkutan. Bila perlu, harus musyawarah sampai mencapai kata mufakat! Hehe

Salah satu cara biar bisa mendapat keputusan seadil-adilnya adalah dengan membuat polling. Nanti lokasi yang mendapat suara terbanyak akan jadi destinasi liburanmu bersama teman-teman. Dengan begitu, semua orang bisa memberikan suaranya dan nggak ada yang merasa nggak didengarkan.

 

2. Usahakan juga semua personil hadir saat menyusun itinenary atau rencana perjalanan, agar semua keinginan bisa terwakili

Menyusun rencana perjalanan

Selanjutnya adalah menyusun rencana liburan atau biasa disebut itinerary. Kenapa liburanmu harus punya itinerary? Selain agar travelingmu lebih rapi, dengan itinerary ini kamu juga bisa meminimalisir waktu-waktu yang bakal terbuang sia-sia. Daripada menghabiskan waktu di lokasi traveling cuma buat mikirin mau kemana tujuan selanjutnya, ‘kan mending dibikin jadwal dari jauh-jauh hari.

Nah, menentukan Itinerary ini juga sering memicu konflik lho. Jangan sampai ada yang merasa keinginannya nggak diperhatikan sama kelompok lho ya. Karena itu, menentukan itinerary ini harus melibatkan seluruh personil travelingmu. Salah satu cara biar adil adalah, masing-masing orang menentukan satu lokasi yang paling ingin dikunjungi di kota itu. Destinasi-destinasi itu nantinya dikumpulkan dan dijadikan list destinasi bersama. Lumayan ‘kan, masing-masing orang setidaknya punya satu destinasi perwakilan?

 

3. Bikin games selama traveling bisa jadi ide brilian, bakal bikin perjalanan makin berasa serunya!

Bikin games seru juga!

Biar liburanmu makin berasa serunya, nggak ada salahnya kamu menyiapkan games kecil-kecilan buat dilakukan selama perjalanan. Apalagi kalau tujuan wisatamu terbilang cukup jauh, tentu kamu nggak mau mati bosan di jalan, ‘kan? Pilih games yang menyenangkan, jangan yang malah bikin orang susah mikir. Kalau perlu bawa peralatan yang mendukung, seperti kartu, mainan, dan lain-lain. Fun games ini, selain bisa bikin kamu makin akrab satu sama lain, juga bisa mengubah pikiran suntukmu jadi segar kembali!

 

4. Biar nggak ribut soal keuangan, dari awal, siapkan dana bersama untuk keperluan seperti transportasi, beli camilan, akomodasi, dan lain-lain

Siapkan dana bersama

Nah, biasanya saat liburan, banyak masalah muncul cuma gara-gara pengaturan keuangan yang kurang rapi. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, dari awal, kamu perlu menyepakati dana bersama, bareng teman-temanmu yang lain. Misalnya, berapa uang yang perlu dikeluarkan setiap orang untuk biaya akomodasi, transportasi, camilan, tiket masuk tempat wisata, dan lain-lain. Kalau sudah disepakati, kumpulkan dana ini jadi satu, supaya lebih efektif nantinya.

Selain itu, sebelum memulai traveling kalian bisa belanja bareng dulu nih untuk beli camilan, obat-obatan, dan perbekalan lainnya. Jangan lupa untuk memasukkan Bintang Radler 0.0% dalam list minuman dan camilanmu ya. Karena Bintang Radler 0.0 % adalah minuman berkarbonasi rasa lemon yang nyegerin dan bikin perjalananmu makin seru. Semakin lengkap perbekalan, pasti bakal makin nyaman pula perjalanan.

 

5. Tunjuk 1 orang buat jadi bendahara, tugasnya selain pegang duit bersama, juga mencatat rincian pengeluaran saat liburan

Tunjuk orang jadi bendahara

Perlu jadi catatan juga, kalau dana bersama di atas sebaiknya dipegang oleh satu orang yang ditunjuk sebagai bendahara. Bendahara ini selain bertugas menyimpan uang kelompok juga harus mencatat semua pengeluaran selama liburan berlangsung, mulai dari siapa yang harus keluar duit lebih, siapa yang butuh kembalian, siapa yang belum membayar, dan lain-lain. Catatan ini juga akan berfungsi sebagai bukti kalau misal ada yang lupa sama pengeluarannya sendiri. Jadi ketika ada dana sisa setelahnya, bisa diputuskan mau dibagi rata atau disimpan untuk rencana traveling selanjutnya.

 

Nah, seru ‘kan kalau bisa ajak teman makan jadi teman travelingmu, itung-itung biar ada pengalaman baru bersama. Yuk cari #TemanMakan yang bisa ditingkatkan level persahabatannya. Yang tadinya cuma teman nongkrong atau teman makan, sekarang jadi teman traveling yang berbagi pengalaman menyenangkan. Sertakan Bintang Radler 0.0% dalam perjalananmu. Karena Bintang Radler 0.0% yang kemasannya super praktis ini memang pas banget jadi teman traveling yang nyegerin. Duh, jadi nggak sabar liburan nih~~

Artikel SebelumnyaArtikel Selanjutnya

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasi

Pastikan 5+ Karakter Ini Ada Dalam Temanmu, Sebelum Mengajaknya Bisnis Bareng 0 9549

Dalam prosesnya, siapa pun yang membangun sebuah usaha atau bisnis pasti mengalami banyak sekali lika-liku panjang dan berbelit. Mulai dari masalah pendanaan hingga urusan partner kerja yang nggak profesional. Dalam konsepnya, berbisnis dengan #TemanMakan sendiri pasti menyenangkan. Selain modal yang bisa dibagi dua, penyelesaian masalah juga nggak harus kamu tanggung sendirian. Tapi pada praktiknya tak jarang urusan pertemanan berbenturan dengan profesionalitas.

Kamu tentu tahu Adamas Belva dan Iman Usman (Ruangguru) atau 4 mahasiswa pencipta brand Aiden Bag. Usaha dan bisnis mereka bisa sukses meski berpartner dengan teman makan atau teman satu tongkrongan. Kamu juga bisa kok memulainya. Tapi sebelum asal memilih teman buat jadi rekan bisnis, pastikan dulu kelima karakter di bawah ini ada pada temanmu guna kelancaran usahamu!

 

1. Paling penting dari memilih teman bisnis adalah kamu harus klik dengannya. Tentunya lebih mudah kalau kamu dan temanmu punya pola komunikasi yang serasi

Punya passion di bidang yang nyambung akan lebih baik

Layaknya mencari jodoh yang tepat, cari teman bisnis juga gampang-gampang susah. Mengarungi usaha dan bisnis nggak kalah menantangnya dengan mengarungi bahtera rumah tangga. Prosesnya juga sering tak terduga. Maka dari itu, kamu perlu memilih partner yang menurutmu sesuai, yang punya pola komunikasi serasi denganmu dan klik. Ini akan memangkas perbedaan pendapat di antara kalian dan mempercepat pengambilan keputusan juga.

 

2. Taggung jawab dan kepercayaan adalah kunci. Kamu nggak ingin ‘kan, ditinggal rekanmu waktu bisnis kalian sedang ramai-ramainya?

Teamwork yang solid

Ditinggalin waktu bisnis lagi ramai-ramainya sama sakitnya dengan ditinggal pacar waktu lagi sayang-sayangnya. Ketika usahamu tengah meniti kesuksesan, partner bisnismu justru pergi dan alur kerjamu jadi berantakan. Duh, jangan sampai! Ini bisa saja bikin bisnismu nggak selancar dulu, banyak hal yang tentunya akan berubah ketika kamu menjalaninya dengan orang yang berbeda. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan kamu dan temanmu punya tanggung jawab yang besar. Kalian juga harus saling percaya satu sama lain. Bisnis juga soal uang, kalau salah satu tergiur buat memperkaya diri sendiri tentu jadi nggak asyik lagi.

 

3. Kalau bisa sih cari orang yang cekatan, gesit, dan punya motivasi sukses yang sama besarnya denganmu. Suatu saat bisnis sedang loyo, kalian bakal saling menguatkan

Kerjasama bahu-membahu mencapai tujuan.

Ada kalanya bisnis dan usahamu nggak selancar apa yang direncanakan. Ada lika-liku pelik yang bakal membawamu pada masa nggak menyenangkan. Jika partner kerjamu adalah orang yang punya karakter cekatan, gesit, dan punya motivasi buat sukses maka kalian bisa saling menguatkan di masa kegelapan itu. Biar bisnis tetap jalan dan nggak begitu saja menyerah. Jangan lupa, kamu juga harus punya karakter ini agar meyakinkan temanmu kamu adalah rekan bisnis yang tepat untuknya.

 

4. Temanmu harus memahami profesionalitas dan kebal kritikan. Waktu salah satu salah langkah, kalian bisa saling menegur dan memberikan saran

Diselesaikan bersama secara profesional

Teman ya teman, bisnis ya bisnis. Kalau kamu berbisnis dengan teman yang mudah baper maka akan kacau jadinya. Ketika kinerjanya kurang memuaskan dan kamu mencoba memberikan saran, seharusnya temanmu bisa mengevaluasi diri, begitu pula denganmu sendiri. Namun kalau temanmu justru merasa tersinggung dan bawa-bawa etika pertemanan, tentu ini nggak akan mudah. Bisnis yang sukses selalu dikelola oleh mereka yang kuat dan tahan banting. Profesionalitas sangat diperlukan demi kelancaran usaha.

 

5. Pahami juga posisimu dan teman. Akan lebih baik kalau kalian punya beragam peran, ada inisiator, eksekutor, hingga evaluator

Biar saling melengkapi dan mengisi

Kerjasama dari beberapa komponen yang berbeda akan menghasilkan kerja yang nyaris sempurna. Kalau kamu dan teman bisa berbagi peran dengan apik, tentu bisnis akan baik. Kalau bisa sih ada yang jadi inisiator, eksekutor, hingga evaluator dalam bisnis. Sehingga nantinya ada yang mencari ide-ide cemerlang, menuangkannya, hingga memperbaiki kekurangannya. Seru ‘kan?

 

Punya teman nongkrong yang asyik memang menyenangkan. Lebih asyik lagi kalau nogkrongmu dan teman-teman bisa lebih berfaedah. Nggak ada salahnya kok untuk mencoba memulai kesuksesanmu. Cobalah bareng-bareng ajak temanmu bicara dan berdiskusi soal idemu menjalankan bisnis bersama. Sembari ngobrol bermanfaat, jangan lupakan minuman berkarbonasi rasa lemon, Bintang Radler 0,0%, yang bisa banget mendinginkan suasana kalian dan jadi teman yang cocok untuk membangun bisnismu dari 0. Yuk, cari #TemanMakan yang bisa jadi teman usaha!

7 Tanda Pasanganmu Bukan Cuma Sekadar Teman Makan. Tapi Udah Cocok Diajak Naik Pelaminan 0 73424

Meski di sekelilingmu ada keluarga serta teman yang kapan pun sedia menemani. Tetap saja, mempunyai pasangan jadi solusi untuk mengatasi rasa sepi atau sendiri. Mengingat, salah satu alasan orang mencari pacar kadang tak jauh dari keinginan agar punya #TemanMakan ataupun teman untuk kondangan.

Hubungan yang seperti itu mungkin tak berorientasi ke masa depan. Tapi namanya jodoh mana ada yang bisa menebak, termasuk kamu. Sesantai atau sesederhana apapun tujuan hubungan di awal, bisa saja di pertengahan jalan semua berubah dengan sendirinya. Siapa sangka dia yang awalnya kamu anggap cuma untuk mengisi kekosongan atau sekadar teman makan ternyata sosok yang pas untuk diajak serius hingga ke pelaminan. Apalagi kalau beberapa hal ini sudah ditemukan pada dia, pasanganmu yang sekarang. Bersyukur dan dijaga hubungannya.

 

1. Saat jawabanmu “terserah” dia tak akan bingung atau marah, tapi dengan sabar membimbingmu agar tak terus plin-plan

Membimbingmu agar tak lagi plin-plan

Jawaban “terserah” sudah bukan hal yang asing untuk siapapun, termasuk dia. Bukan sekadar kode belaka, “terserah”-nya kamu kadang adalah buah kesengajaan saat sedang malas membuat pilihan dan ingin dia yang harus pengertian. Agak menyebalkan memang. Tapi alih-alih bingung atau marah, dia justru menghadapinya dengan sabar sambil membimbingmu untuk mau membuat pilihan serta tak plain-plan. Jadi, soal “makan apa” tak berlarut, karena kamu di minta untuk tegas memilih. Kalaupun tak mau memilih, ya kamu harus mau mengikuti keputusannya.

2. Selalu bersedia menyediakan waktu untukmu di tengah kesibukannya, meski itu sekadar makan atau ngobrol saja

Quality time berdua

Kesadaran akan pentingnya komunikasi hingga kenyamanan dalam hubungan lah yang membuat dia selalu punya waktu bertemu denganmu di tengah kesibukan. Jelas membuatmu tak perlu merengek saat sedang rindu atau sekadar ingin menikmati maknanya punya pasangan. Pertemuan dan quality time bukan hanya sebagai pengusir bosan, tapi sudah seperti keharusan. Meski tak seharian atau sekadar makan bareng sembari ngobrol tipis-tipis sepulang kerja dan ditemani Bintang Radler 0.0%, pertemuan berdua selalu jadi hal yang dijadwalkan.

3. Dia bersedia memakan sisa makananmu, meski perutnya sendiri sudah terasa penuh

Diandalkan untuk menghabiskan makananmu

“Yang, aku udah kenyang,” jadi kalimat andalanmu saat sudah tak sanggup atau tak ingin menghabiskan makan. Dan dia tanpa ragu akan selalu siap menghabisi makanmu. Bukan karena dia doyan makan atau kelaparan, tapi dirinya seperti punya tanggung jawab lain seperti kesadaran sayang dengan uang yang sudah dikeluarkan kalau makanannya tak dihabiskan. Sebuah bukti bahwa dia adalah sosok yang bisa kamu andalkan untuk segala urusan.

4. Selalu ada rayuan yang terselip di candanya saat kamu ngambek dan marah

New York City Engagement Session-ACWinona

Sudah tak terhitung tingkah konyol atau rayuannya yang berbau canda mengisi hubungan kalian. Dan itu tak hanya keluar saat kalian sedang berbincang biasa. Tapi sikapnya tadi jadi andalan untuk meredakan emosimu. Meski sesekali dia pun bisa ikut marah saat sikap kekanak-kanakanmu kelewat batas. Tapi marahnya pun tak sampai hati untuk membentak atau memakimu.

5. Dia tak pernah menggeluh apa-apa dengan cara makanmu yang bikin orang lain geleng-geleng kepala melulu

Menunggumu selesai makan

Kamu seringkali diprotes teman makanmu karena lambatnya kamu menghabiskan makanan. Tapi dia tidak begitu. Justru dia lah satu-satunya orang selain keluargamu yang mau menunggu kamu makan tanpa pernah menggerutu. Justru kebiasaan makanmu yang lama ini seperti jadi pemandangan seru untuknya. Mengamati caramu menyuap makanan, mengunyah, sampai ekspresimu saat menikmati suapan terakhir atau sisa kuah. Bukankah ini bukti, kalau perhatiannya kepadamu tak pernah main-main.

6. Paham betul apa yang kamu suka dan tak suka, mulai dari hal sepele hingga yang menyangkut pilihan hidupmu

Cara dia memperlakukanmu

Dia jelas bukan hanya teman makan yang seru, yang tahu selera makan bahkan minuman kesukaanmu. Tapi dia salah satu orang yang bisa mengerti kamu dengan cukup baik. Dia tahu bagaimana membimbingmu untuk tetap mandiri, selalu tegas, dan berpikiran terbuka. Dia tahu harus bersikap seperti apa saat suasana hatimu sedang tak stabil. Dia kalau menjagamu itu bukan berarti harus menghubungi atau menemani setiap waktu. Intinya, dari sekian banyak cowok yang singgah di hidupmu, dia satu-satunya yang mampu membuatmu nyaman hingga sejauh ini.

7. Tak keberatan jika diajak berkumpul dengan keluargamu, begitu juga dia yang tak ragu membawamu kekeluarganya

Kamu di dalam keluarganya

Masih banyak cowok yang ragu atau harus berpikir dua kali untuk membawa hubungannya ke ranah keluarga besarnya. Jangankan ke ranah keluarga, ke teman-teman dekatnya saja kadang agak berat. Sementara dia justru dengan senang hati saat kamu mengajaknya hadir ke acara keluargamu. Dia pun bisa sangat terbuka soal hubungannya denganmu ke keluarganya sendiri. Nggak heran kalau dia pun tak ragu membawamu bertemu orangtua serta saudara-saudaranya.

Jadi jangan remehkan istilah temam makan jadi teman hidup. Karena memang banyak hubungan yang awalnya sekedar teman makan tapi akhirnya jadian, atau sebaliknya jadian demi punya teman makan tapi akhirnya naik pelaminan. Kalaupun sekarang kamu masih dalam proses pencarian seseorang yang bisa diajak serius, tak perlu buru-buru atau ngoyo.

Pelan asal teliti, benar-benar pastikan sosok yang kamu pilih nanti bisa membuatmu nyaman dalam segala suasana, seperti halnya Bintang Radler 0.0% yang selalu bisa dinikmatin entah di kantor, saat makan bareng teman, atau sekadar santai sambil berbincang. Yuk cari #TemanMakan yang bisa beneran jadi teman hidup!

Most Popular Topics

Editor Picks