6 Cara Orang Sukses Menyeleksi Teman. Mungkin Perlu Kamu Terapkan Juga 0 1149

Pergaulan adalah poin penting yang menentukan kesuksesan seseorang. Dengan luasnya pergaulan, tentu akan membuka lebih banyak kesempatan untuk sukses. Namun bukan berarti punya banyak teman itu segalanya. Boleh saja kalau kamu bergaul dengan banyak orang, namun menentukan siapa-siapa yang menjadi orang terdekat juga perlu. Karena bergaul dengan orang yang salah, akan lebih banyak kerugiannya. Nah, kamu nggak mau hal itu terjadi dalam hidup ‘kan?

Untuk mencapai kesuksesan, terkadang pilih-pilih teman itu penting. Karena dari teman, banyak hal-hal yang mengikuti di belakang. Ada yang tadinya #TemanMakan jadi teman berbisnis. Untuk itu, kepoin enam cara yang biasa orang sukses terapkan saat menyeleksi teman berikut ini.

 

1. Meski dia hobi banget ngajak main, tapi dia nggak pernah marah saat kamu menolaknya

nggak pernah marah kalau nolak ajakan main

Momen bersama teman biasa kamu habiskan dengan bermain. Kalau sudah sama teman, mau main apapun rasanya selalu seru dan bikin nagih. Meski begitu, ada saat di mana kamu butuh waktu untuk sendiri untuk selesaikan pekerjaan atau tugas kuliah. Ketika dia ngajak main dan kamu menolaknya, dia nggak pernah marah. Wah, senangnya punya teman yang seru dan pengertian ~

 

2. Saat kamu jatuh: 1 detik dia tertawa ngakak, sisanya ngasi semangat

setelah tertawa, lalu menyemangatimu lagi

Bahagianya punya teman yang senang menyemangati. Saat kamu lagi jatuh, dia akan segera memotivasimu supaya bangkit kembali. Walau yang namanya teman sejati pasti akan menertawai dulu, tapi tenang saja karena dia cuma tertawa sebentar. Selanjutnya dia sukses membuatmu “bergerak” untuk memperbaiki diri.

 

3. Orang sukses mencari teman yang nggak cuma hobi cekikikan ngomongin orang. Tapi bisa memberi informasi yang bisa dipelajari di setiap obrolan

curi ilmu darinya

Punya teman makan makan yang ajeg pasti seru karena sehari-hari kamu nggak harus makan sendirian. Nggak cuma itu, banyak obrolan yang bisa terjalin selama makan bareng. Apalagi bila ditemani kesegaran Bintang Radler 0.0%. Kesegaran lemonnya bakal bikin suasana hangat dan selalu asyik, apa pun menu makanannya. Obrolan berjam-jam jadi nggak berasa.

Nah orang sukses jelas nggak sembarangan mencari teman makan. Mereka nggak butuh orang yang cuma bisa cekikikan dan sibuk ngomongin kejelekan orang lain selama makan siang. Mereka mencari orang yang bisa memberikan obrolan berkualitas, meski lewat hal-hal sepele. Misalnya lewat curhatannya soal perjuangan mencari beasiswa, kamu jadi tahu soal beasiswa yang belum kamu tahu. Lumayan kan? Timbal baliknya, kamu pun harus peka menangkap cerita. Karena setiap cerita punya value yang berbeda-beda, tergantung bagaimana kita memandangnya.

4. Teman yang berjiwa kompetitif juga mereka cari. Karena selain berteman, kamu juga menganggap dia saingan dan memacu semangat untuk berkembang

teman cerdas buat diri berkembang

Pertemanan bakal kurang greget kalau nggak ada momen persaingan. Bukan berarti hubungan kalian nggak sehat, tapi adanya saingan itu bikin kamu terdorong untuk berkompetisi. Justru rasanya akan lebih seru kalau saingannya sama teman sendiri. Makanya, cari teman-teman yang cerdas dan kreatif karena mereka akan memaksamu turut berkembang.

 

5. Diberi kalimat yang manis-manis memang menyenangkan. Tapi orang sukses memilih teman yang meski nyelekit, kalimatnya penuh kejujuran

nyelekit, tapi jujur

Dipuji-puji dan dihujani kalimat manis-manis memang menyenangkan. Tapi untuk menuju kesuksesan, kamu nggak cuma butuh dia yang pandai bermanis kata. Kamu lebih membutuhkan dia yang berani dan blak-blakan mengungkapkan pendapatnya tentang yang kamu lakukan. Dengan begitu, kamu juga bisa mengoreksi dirimu sendiri. Kalau dipuja-puji doang, kamu nggak akan tahu kekuranganmu. Bagaimana bisa belajar kalau kamu bahkan nggak tahu kesalahanmu?

 

6. Manfaatkan keberadaan teman yang punya tujuan sama. Harus simbiosis mutualisme tapi ya

manfaatkan keberadaan teman

Dari sekian banyak teman yang kamu miliki, pasti ada yang tujuannya sama kayak kamu. Seperti mau S2 bareng ke Eropa atau pengen kerja di perusahaan terkenal dan multi nasional. Teman yang seperti ini harus kamu manfaatkan dengan benar, salah satunya dengan ngepoin berbagai informasi yang dia tahu. Mulai dari gimana cara bikin Letter of Acceptance (LOA) buat kamu yang mau S2 di luar sampai kepoin lingkungan kerja di perusahaan multi nasional. Nah sebagai teman, kamu juga nggak boleh pelit berikan beragam informasi yang kamu punya. Pertemanan bisa lebih indah kalau ada simbiosis mutualisme ‘kan?

 

Kesuksesan dipengaruhi juga oleh orang-orang yang ada di sekitar kita. Karena itu, menyeleksi teman tidak ada salahnya. Namun bukan berarti kamu harus menutup diri. Karena bagaimana bisa menyeleksi bila kita menutup diri sejak awal? Siapa tahu teman makanmu selama ini sebenarnya berpotensi untuk naik kelas perannya dalam kehidupanmu. Karena teman yang klop dan bisa membawa pada kesuksesan memang perlu dicari dan ditemukan. Mirip-mirip cari jodoh. Hehehe

Biar kesuksesanmu kian dekat, coba deh ikutan cara-cara seleksi teman di atas. Yuk cari #TemanMakan

Artikel SebelumnyaArtikel Selanjutnya

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasi

Pastikan 5+ Karakter Ini Ada Dalam Temanmu, Sebelum Mengajaknya Bisnis Bareng 0 9916

Dalam prosesnya, siapa pun yang membangun sebuah usaha atau bisnis pasti mengalami banyak sekali lika-liku panjang dan berbelit. Mulai dari masalah pendanaan hingga urusan partner kerja yang nggak profesional. Dalam konsepnya, berbisnis dengan #TemanMakan sendiri pasti menyenangkan. Selain modal yang bisa dibagi dua, penyelesaian masalah juga nggak harus kamu tanggung sendirian. Tapi pada praktiknya tak jarang urusan pertemanan berbenturan dengan profesionalitas.

Kamu tentu tahu Adamas Belva dan Iman Usman (Ruangguru) atau 4 mahasiswa pencipta brand Aiden Bag. Usaha dan bisnis mereka bisa sukses meski berpartner dengan teman makan atau teman satu tongkrongan. Kamu juga bisa kok memulainya. Tapi sebelum asal memilih teman buat jadi rekan bisnis, pastikan dulu kelima karakter di bawah ini ada pada temanmu guna kelancaran usahamu!

 

1. Paling penting dari memilih teman bisnis adalah kamu harus klik dengannya. Tentunya lebih mudah kalau kamu dan temanmu punya pola komunikasi yang serasi

Punya passion di bidang yang nyambung akan lebih baik

Layaknya mencari jodoh yang tepat, cari teman bisnis juga gampang-gampang susah. Mengarungi usaha dan bisnis nggak kalah menantangnya dengan mengarungi bahtera rumah tangga. Prosesnya juga sering tak terduga. Maka dari itu, kamu perlu memilih partner yang menurutmu sesuai, yang punya pola komunikasi serasi denganmu dan klik. Ini akan memangkas perbedaan pendapat di antara kalian dan mempercepat pengambilan keputusan juga.

 

2. Taggung jawab dan kepercayaan adalah kunci. Kamu nggak ingin ‘kan, ditinggal rekanmu waktu bisnis kalian sedang ramai-ramainya?

Teamwork yang solid

Ditinggalin waktu bisnis lagi ramai-ramainya sama sakitnya dengan ditinggal pacar waktu lagi sayang-sayangnya. Ketika usahamu tengah meniti kesuksesan, partner bisnismu justru pergi dan alur kerjamu jadi berantakan. Duh, jangan sampai! Ini bisa saja bikin bisnismu nggak selancar dulu, banyak hal yang tentunya akan berubah ketika kamu menjalaninya dengan orang yang berbeda. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan kamu dan temanmu punya tanggung jawab yang besar. Kalian juga harus saling percaya satu sama lain. Bisnis juga soal uang, kalau salah satu tergiur buat memperkaya diri sendiri tentu jadi nggak asyik lagi.

 

3. Kalau bisa sih cari orang yang cekatan, gesit, dan punya motivasi sukses yang sama besarnya denganmu. Suatu saat bisnis sedang loyo, kalian bakal saling menguatkan

Kerjasama bahu-membahu mencapai tujuan.

Ada kalanya bisnis dan usahamu nggak selancar apa yang direncanakan. Ada lika-liku pelik yang bakal membawamu pada masa nggak menyenangkan. Jika partner kerjamu adalah orang yang punya karakter cekatan, gesit, dan punya motivasi buat sukses maka kalian bisa saling menguatkan di masa kegelapan itu. Biar bisnis tetap jalan dan nggak begitu saja menyerah. Jangan lupa, kamu juga harus punya karakter ini agar meyakinkan temanmu kamu adalah rekan bisnis yang tepat untuknya.

 

4. Temanmu harus memahami profesionalitas dan kebal kritikan. Waktu salah satu salah langkah, kalian bisa saling menegur dan memberikan saran

Diselesaikan bersama secara profesional

Teman ya teman, bisnis ya bisnis. Kalau kamu berbisnis dengan teman yang mudah baper maka akan kacau jadinya. Ketika kinerjanya kurang memuaskan dan kamu mencoba memberikan saran, seharusnya temanmu bisa mengevaluasi diri, begitu pula denganmu sendiri. Namun kalau temanmu justru merasa tersinggung dan bawa-bawa etika pertemanan, tentu ini nggak akan mudah. Bisnis yang sukses selalu dikelola oleh mereka yang kuat dan tahan banting. Profesionalitas sangat diperlukan demi kelancaran usaha.

 

5. Pahami juga posisimu dan teman. Akan lebih baik kalau kalian punya beragam peran, ada inisiator, eksekutor, hingga evaluator

Biar saling melengkapi dan mengisi

Kerjasama dari beberapa komponen yang berbeda akan menghasilkan kerja yang nyaris sempurna. Kalau kamu dan teman bisa berbagi peran dengan apik, tentu bisnis akan baik. Kalau bisa sih ada yang jadi inisiator, eksekutor, hingga evaluator dalam bisnis. Sehingga nantinya ada yang mencari ide-ide cemerlang, menuangkannya, hingga memperbaiki kekurangannya. Seru ‘kan?

 

Punya teman nongkrong yang asyik memang menyenangkan. Lebih asyik lagi kalau nogkrongmu dan teman-teman bisa lebih berfaedah. Nggak ada salahnya kok untuk mencoba memulai kesuksesanmu. Cobalah bareng-bareng ajak temanmu bicara dan berdiskusi soal idemu menjalankan bisnis bersama. Sembari ngobrol bermanfaat, jangan lupakan minuman berkarbonasi rasa lemon, Bintang Radler 0,0%, yang bisa banget mendinginkan suasana kalian dan jadi teman yang cocok untuk membangun bisnismu dari 0. Yuk, cari #TemanMakan yang bisa jadi teman usaha!

5 Hal Ini Harus Benar-benar Kamu Perhatikan Saat Traveling Bareng Teman. Biar Nggak Berakhir Nggak Enakan 0 9978

Banyak hal yang biasa dilakukan orang saat sedang berada di titik jenuh rutinitasnya sehari-hari dan setiap orang tentu punya preferensi personal soal bagaimana cara menghadapi kebosanan. Biasanya sih, cara yang digunakan tergantung dengan hobi dan kesukaan mereka masing-masing. Mulai dari ketemuan dan nongkrong bareng #TemanMakan, menonton film di bioskop, pergi ke gym, atau malah traveling.

Nah, ngomong-ngomong soal traveling, yang namanya liburan dengan teman-teman itu memang seru. Apalagi kalau yang diajak traveling teman makan atau teman nongkrong sehari-hari. Keakraban yang sudah terjalin bikin liburan anti mati gaya. Tapi karena mengakomodasi banyak kepentingan, nggak jarang juga traveling bareng ini justru berakhir nggak enakan karena ada yang merasa dirugikan. Entah destinasi pilihannya nggak dikunjungi, atau soal keuangan yang jadi ganjalan.

Kali ini Hipwee akan memberikan tips-tips yang harus diperhatikan saat merancang traveling dengan teman makan, biar nagih dan bikin pengin lagi. Yuk, simak!

 

1. Penentuan destinasi wisata nggak bisa dilakukan 1-2 orang aja, semua harus terlibat. Kalau perlu sih pakai polling biar adil

Sepakati tujuan bersama

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan destinasi wisata. Tahap ini jelas nggak bisa dilakukan satu dua orang dalam kelompok saja. Mengingat penentuan tujuan wisata ini jadi poin utama dalam setiap agenda liburan, maka keputusannya juga harus melalui persetujuan semua ‘kepala’ dalam grup bersangkutan. Bila perlu, harus musyawarah sampai mencapai kata mufakat! Hehe

Salah satu cara biar bisa mendapat keputusan seadil-adilnya adalah dengan membuat polling. Nanti lokasi yang mendapat suara terbanyak akan jadi destinasi liburanmu bersama teman-teman. Dengan begitu, semua orang bisa memberikan suaranya dan nggak ada yang merasa nggak didengarkan.

 

2. Usahakan juga semua personil hadir saat menyusun itinenary atau rencana perjalanan, agar semua keinginan bisa terwakili

Menyusun rencana perjalanan

Selanjutnya adalah menyusun rencana liburan atau biasa disebut itinerary. Kenapa liburanmu harus punya itinerary? Selain agar travelingmu lebih rapi, dengan itinerary ini kamu juga bisa meminimalisir waktu-waktu yang bakal terbuang sia-sia. Daripada menghabiskan waktu di lokasi traveling cuma buat mikirin mau kemana tujuan selanjutnya, ‘kan mending dibikin jadwal dari jauh-jauh hari.

Nah, menentukan Itinerary ini juga sering memicu konflik lho. Jangan sampai ada yang merasa keinginannya nggak diperhatikan sama kelompok lho ya. Karena itu, menentukan itinerary ini harus melibatkan seluruh personil travelingmu. Salah satu cara biar adil adalah, masing-masing orang menentukan satu lokasi yang paling ingin dikunjungi di kota itu. Destinasi-destinasi itu nantinya dikumpulkan dan dijadikan list destinasi bersama. Lumayan ‘kan, masing-masing orang setidaknya punya satu destinasi perwakilan?

 

3. Bikin games selama traveling bisa jadi ide brilian, bakal bikin perjalanan makin berasa serunya!

Bikin games seru juga!

Biar liburanmu makin berasa serunya, nggak ada salahnya kamu menyiapkan games kecil-kecilan buat dilakukan selama perjalanan. Apalagi kalau tujuan wisatamu terbilang cukup jauh, tentu kamu nggak mau mati bosan di jalan, ‘kan? Pilih games yang menyenangkan, jangan yang malah bikin orang susah mikir. Kalau perlu bawa peralatan yang mendukung, seperti kartu, mainan, dan lain-lain. Fun games ini, selain bisa bikin kamu makin akrab satu sama lain, juga bisa mengubah pikiran suntukmu jadi segar kembali!

 

4. Biar nggak ribut soal keuangan, dari awal, siapkan dana bersama untuk keperluan seperti transportasi, beli camilan, akomodasi, dan lain-lain

Siapkan dana bersama

Nah, biasanya saat liburan, banyak masalah muncul cuma gara-gara pengaturan keuangan yang kurang rapi. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, dari awal, kamu perlu menyepakati dana bersama, bareng teman-temanmu yang lain. Misalnya, berapa uang yang perlu dikeluarkan setiap orang untuk biaya akomodasi, transportasi, camilan, tiket masuk tempat wisata, dan lain-lain. Kalau sudah disepakati, kumpulkan dana ini jadi satu, supaya lebih efektif nantinya.

Selain itu, sebelum memulai traveling kalian bisa belanja bareng dulu nih untuk beli camilan, obat-obatan, dan perbekalan lainnya. Jangan lupa untuk memasukkan Bintang Radler 0.0% dalam list minuman dan camilanmu ya. Karena Bintang Radler 0.0 % adalah minuman berkarbonasi rasa lemon yang nyegerin dan bikin perjalananmu makin seru. Semakin lengkap perbekalan, pasti bakal makin nyaman pula perjalanan.

 

5. Tunjuk 1 orang buat jadi bendahara, tugasnya selain pegang duit bersama, juga mencatat rincian pengeluaran saat liburan

Tunjuk orang jadi bendahara

Perlu jadi catatan juga, kalau dana bersama di atas sebaiknya dipegang oleh satu orang yang ditunjuk sebagai bendahara. Bendahara ini selain bertugas menyimpan uang kelompok juga harus mencatat semua pengeluaran selama liburan berlangsung, mulai dari siapa yang harus keluar duit lebih, siapa yang butuh kembalian, siapa yang belum membayar, dan lain-lain. Catatan ini juga akan berfungsi sebagai bukti kalau misal ada yang lupa sama pengeluarannya sendiri. Jadi ketika ada dana sisa setelahnya, bisa diputuskan mau dibagi rata atau disimpan untuk rencana traveling selanjutnya.

 

Nah, seru ‘kan kalau bisa ajak teman makan jadi teman travelingmu, itung-itung biar ada pengalaman baru bersama. Yuk cari #TemanMakan yang bisa ditingkatkan level persahabatannya. Yang tadinya cuma teman nongkrong atau teman makan, sekarang jadi teman traveling yang berbagi pengalaman menyenangkan. Sertakan Bintang Radler 0.0% dalam perjalananmu. Karena Bintang Radler 0.0% yang kemasannya super praktis ini memang pas banget jadi teman traveling yang nyegerin. Duh, jadi nggak sabar liburan nih~~

Most Popular Topics

Editor Picks