Dari Teman Makan, Jadi Teman Hidup! 3 35511

Ciyeeee….yang jadian sama teman sendiri. Ingat nggak dulu waktu diceng-cengin teman kamu selalu menjawab “Ah enggak kok, kami ‘kan cuma sahabatan”? Yah, dulu sih memang hanya sahabat dan #TemanMakan, tapi ternyata, dia bisa dijadikan teman hidup juga!

Nggak ada yang salah kok jadian dengan sahabat sendiri. Yang ada justru hubungan bisa lebih gampang dan lebih seru. Seperti lima hal yang akan Hipwee dan Bintang Radler 0.0% bahas kali ini. Yuk disimak, inilah yang akan kalian rasakan kalau pacaran dengan sahabat sendiri~

1. Bingung milih baju buat kencan? Nggak bakal. Kamu dan dia udah kenal terlalu lama buat sekadar jaga image tiap kali ketemuan

Beb, aku udah mau nyampe ya. Tunggu di depan aja.”

Eh bentar aku ganti baju dulu.”

Yaelah, udah sih. Biasanya juga pake kaos sama sandal jepit doang.”

Iya sih. Hehe. Ya udah deh.”

Biasanya kamu butuh waktu setidaknya 1 jam buat milih baju sebelum kencan. Itu belum sekalian nyocokin aksesoris. Tapi setelah jadian sama sahabatmu sendiri, soal baju, aksesories, dan sepatu nggak pernah kamu pikirkan. Kalian udah sama-sama ngerti dan nggak jaim lagi. Nggak ada ceritanya ribet berdandan cuma buat makan malam doang.

2. Kalau ketemuan nggak perlu cari-cari topik pembicaraan. Kamu bisa ngobrol sama dia soal apa aja dan nggak bosan-bosan

Biasanya, pasangan lain bisa kehabisan topik obrolan saat kencan. Mau ngomongin topik A tapi sungkan, mau ganti topik B takutnya pasangan nggak paham. Akhirnya jadi awkward momen yang bikin kencan kalian jadi canggung dan aneh. Apakah ini pernah terjadi sama kalian? Jelas nggak. Sama kayak ngobrol dengan sahabat sendiri, topik apa aja bisa nyambung dan asyik. Apalagi kalau ngobrolnya ditemani Bintang Radler 0.0% yang segar. Gak akan ada kata bosan, meski udah ngobrol berjam-jam.

3. Kan kalian sudah punya tempat favorit buat kencan, jadi nggak mungkin ada kata ‘terserah’ yang sering bikin berantem itu

Yank, laper nih.”

Oke. Langsung ke Warung Pak Mo aja kan?”

Yoi. Buru!”

Kalau ada kata yang bisa memicu prahara rumah tangga, bisa jadi kata “terserah” adalah salah satunya. Uniknya, kata “terserah” ini sering banget keluar, terutama pas menentukan mau makan di mana. Tapi buat kamu yang pacaran sama sahabat sendiri nggak akan mengalami. Pasalnya urusan keluar makan, kalian sudah punya referensi tempat makan favorit berdua, karena awal mula hubungan kalian adalah dari #TemanMakan yang berganti jadi teman hidup. Jadi lebih praktis kan hidup ini tanpa ada kata “terserah” itu? Hehe

4. Nggak ada lagi rahasia-rahasiaan soal mantan. Lha wong pas sebelum jadian ke dia juga kamu curhat habis-habisan

Itu yang mention-mention kamu itu si Tina bukan sih?”

Yup.”

Tina yang ninggalin kamu buat pacaran sama orang lain itu ya?”

Ya elah, jangan dibahas lagi sih.”

Pedih yee, ditinggalin pas lagi sayang-sayangnya. Tapi sama aku, kamu nggak akan gitu kan?”

Nggak dong, saay.”

Ngomongin soal mantan sama pasangan itu bahaya. Selain bisa memicu perang dunia, ngomongin soal mantan juga biasanya akan memunculkan masalah yang berkepanjangan. Beruntunglah kamu yang jadian berawal dari teman. Waktu masih berstatus teman makan plus teman curhat dulu, kamu sudah biasa dengar cerita soal mantan-mantan dari pasanganmu sekarang dan sebaliknya. Jadi nggak ada namanya rahasia-rahasia. Soal mantan bisa sama-sama dianggap masa lalu yang mendingan diketawain barengan.

5. Yang paling penting, drama ‘jadi kamu lebih milih temen-temenmu?!’ juga bakal sirna. Secara kan temanmu itu temannya juga

A: “Kamu milih temanmu atau aku?!”
B: “Tapi sayang, aku udah janjian duluan sama anak kantor”
A: “Oooh… Jadi kamu lebih milih teman-temanmu daripada aku?”
B: “((Mampus!))”

Siapa sih yang nggak panik kalau dihadapkan pada situasi di atas. Memilih antara teman atau pasangan itu bukan urusan mudah. Layaknya buah simalakama, mau memilih yang manapun tetap pait jadinya! Beruntungnya kamu dan pasangan berasal dari satu kumpulan yang sama. Temannya, ya temanmu juga. Jadi dilema semacam ini jelas nggak akan kalian temui. Asyiiik~

Katanya, orang yang paling bahagia adalah dia yang pacaran sama sahabat dekatnya sendiri. Karena nanti saat pasangan dalam pernikahan kamu butuh relasi yang lebih ke sahabat ketimbang romantis-romantisan terus. Seseorang yang paling membuatmu nyaman dan nggak pake jaim-jaiman. Seseorang yang tahu buruk-buruknya kamu tapi tetap selow dan tetep nerima kamu. Dan tentu saja seseorang yang bisa menemanimu di segala suasana, seperti kesegaran Bintang Radler 0.0% yang juga cocok dinikmati di segala suasana. Gimana? Nggak tertarik nih Cari #TemanMakan yang bisa jadi teman hidup? 😊

Artikel Selanjutnya

3 Komentar

  1. Yang no 1, justru karna jadian sama sahabat sendiri, malah pengen selalu pake baju terbaik tiap jalan, meski dia ga peduli gw mau pake kaos sama sendal doang. Karna dia udah jadi orang terdekat dalam hidup, jadi pengen ngusahain yang terbaik buat dia, termasuk penampilan 🙂

  2. gokil! 😀 serius, aku jg punya temen deket cowok, bgt malah. Bahkan udah kayak partner aku bgt. Tapi yang jadi tapinya, untungnya kita “masih” dalam zona “teman curhat” :). Kalo jadi #temanhidup itu belum kepikiran, hehe wallohu’alam dah

Tinggalkan Komentar

Email tidak akan dipublikasi

5+ Tanda Hubungan Kalian Lebih dari Sekadar Teman Makan. Kadang Jodoh Tak Jauh dari Pandangan 2 72657

Jodoh itu misteri.

Ungkapan yang klise tapi banyak yang mengamini. Banyak orang yang tak sadar kalau sebenarnya ia sudah berkali-kali berpapasan dengan jodohnya. Ada juga yang ternyata jodohnya itu teman yang selama ini selalu ada untuknya. Tapi namanya usaha, kadang kamu mencari terlalu jauh, membuat yang ada di depan mata atau sampingmu terlewat.

Apalagi di anak milenial zaman sekarang, yang usia baru 20’an targetnya atau tuntutan sudah menikah saja. Tuntutan membuat usaha mencari jodoh terasa terlalu sulit. Padahal kalau kamu mau jeli sebentar, mungkin saja jodohmu itu teman makanmu selama ini. Meski cuma seringnya ketemu buat urusan perut, nggak ada salahnya kamu perhatikan sekali lagi kedekatan kalian. Mungkin saja, beberapa tanda-tanda ini ada di antara kalian. Kan kalau benar dia orang, kamu bisa tersenyum tenang.

1. Acara makan kalian bukan karena “kebetulan ketemu”, tapi memang sama-sama meluangkan waktu

Emang janjian ketemu

Nggak ada yang namanya kebetulan buat kalian. Walaupun kesukaan makanan kalian berbeda, tapi kamu ataupun dia tak pernah absen untuk janjian makan bersama. Ada saja alasan yang membuat salah satu dari kalian mengajak makan satu sama lainnya. Entah sekadar mencoba tempat makan baru di dekat kantor dia. Atau sekadar memuaskan rasa inginmu makan mie ayam di kedai favorit kalian berdua. Pokoknya kamu dan dia memang sama-sama meluangkan waktu untuk makan bersama.

2. Seminggu saja nggak makan sama dia ada rasa yang kurang. Jadi kangen obrolan dan canda tawanya

Kangen kalau seminggu nggak makan sama dia

Kebersamaan makan pun tak hanya diisi dengan suasana sunyi karena kalian saling diam dan sibuk menikmati kudapan. Kamu dan dia jelas punya obrolan atau candaan seru di meja makan. Kamu biasa bercerita kabar pekerjaanmu, rencana-rencanamu dalam waktu dekat, atau curhat soal asmara. Begitu juga dia yang tak pernah sungkan menceritakan apapun tentang dirinya, dan sesekali akan diselipi canda. Lama-lama pun keriuhan itu yang membuat kamu kadang rindu kalau seminggu saja tak makan bersamanya.

3. Obrolan saat makan pun sangat beragam. Rasanya, asal sama dia topik apa saja nyaman dibicarakan

Selain obrolan rutinitas atau yang receh-receh. Adakalanya obrolan serius pun hadir di antara kalian, seperti esensi nikah menurut pandanganmu yang tak soal melengkapi tuntutan orangtua, atau usia. Kadang obrolan dia pun bisa melenceng ke isu sosial yang sedang ramai dibicarakan orang. Dan semua perbincangan itu tak pernah ada yang aneh untukmu. Karena memang apa pun topik obrolannya, asalkan sama dia, suasana makan pasti selalu nyaman. Tanpa sadar dia jadi mirip dengan Bintang Radler 0.0%, minuman berkarbonasi rasa lemon, yang cocok dinikmati dalam segala momen kebersamaan.

4. Kamu tak hanya hapal kesukaannya, tapi juga tahu makanan mana yang tak cocok untuknya. Sebaliknya, dia pun ngomel saat kamu nekat makan pedas padahal asam lambung sering kumat

Mengerti dia

“Eh, jangan makan capcaynya, itu ada cuminya. Nanti kamu bentol-bentol!”

Terbiasa makan berdua ternyata membuatmu sedikit demi sedikit mengerti dia. Nggak cuma makanan kesukaannya, atau cara makan dia yang tergolong bersih untuk ukuran cowok. Tapi kamu pun tahu jenis makanan tertentu yang tak bisa dia makan, mulai dari yang terlalu pedas, beberapa makanan laut seperti cumi dan kerang, sampai sayur santan yang bisa bikin asam lambungnya naik. Sebaliknya, dia akan langsung ngomel saat kamu pesan makanan pedas. Karena dia tahu bahwa kamu punya penyakit asam lambung yang cukup mengganggumu. Bukankan awalnya mengerti soal urusan perut dulu, baru nantinya mengerti hal lain tentang dirinya.

5. Saking sering dan nyaman makan bersamanya, kamu tak lagi jaim saat makan dengan lahap dihadapannya

Nggak jaim lagi

Perihal saus mie sampai belepotan di mulut, nggak akan buatmu salah tingkah dihadapannya. Kamu akan tetap selow meski makan dengan lahapnya. Begitupula dengan dia yang kadang suka seenaknya sendawa ditengah-tengah makan. Ternyata kenyamanan itu memang kunci untuk membuat semua yang jelek terlihat biasa saja. Seperti kamu dan dia yang sama-sama asyik meski kelakuan makan kalian kadang nggak banget.

6.  Jangankan makan berdua, makan bersama keluarganya pun bukan lagi hal yang baru untukmu

makan bareng keluarganya

Makan cuma berdua atau sama-sama teman kalian memang sudah jadi hal yang biasa. Tapi bagaimana dengan makan bersama keluarga dia ataupun kamu? Itupun ternyata bukan hal yang baru buat kalian. Kamu sudah sangat sering diajak makan bersama keluarganya. Sebaliknya, ibumu pun sering memintamu mengajak dia makan sekalian saat dia main ke rumah. Membuat kalian bisa dibilang sudah saling mengenal keluarga masing-masing. Kalau sudah senyaman ini masa iya tak terbesit dalam pikiranmu, “jangan-jangan dia itu jodoh yang Tuhan kirim?” 

Karena memang menemukan teman makan yang bisa senyaman dia itu bukanlah hal yang mudah. Karena kamu butuh seseorang yang seru untuk diajak makan dalam suasana apapaun. Seperti Bintang Radler 0.0% nggak hanya cocok untuk santai acara kantor, tapi juga menemani jamuan makan malam romantis dengan dia atau formal bersama keluarganya. 

Coba deh, cek #TemanMakan-mu selama ini. Barangkali jodohmu adalah dia yang sudah lama berada di sampingmu, namun tak pernah dipertimbangkan oleh kamu 😊

Most Popular Topics

Editor Picks